Our 25 Favorite Pop Songs from 2009

by The Critical Siblings

The Critical Sibling

The Critical Siblings adalah kakak-beradik Agasyah Karim (Aga) dan Agiani Salima (Agi). Yang disebut pertama sedang mencoba merintis karir sebagai penulis skenario film, sedangkan yang disebut kedua adalah seorang junior editor di majalah JUICE. Musik sudah jadi bagian tak terpisahkan dari hidup mereka—dan walaupun nggak selalu melihat eye-to-eye, Aga dan Agi selalu berusaha menjadi penikmat pop yang baik hati, sopan dan ramah. Berikut adalah 25 lagu pop favorit mereka dari sepanjang tahun 2009.


“My Love Is Better” – Annie

Dari album: Don’t Stop (Smalltown Supersound, November 2009)

Aga: Lama nggak kedengeran, Annie langsung menyentak dengan lagu ini, a whale of a pop song yang diproduseri oleh Xenomania. Will Lady Gaga and Little Boots quietly make their exits? Thank you.


“Touch” – The Legends

Dari album: Over and Over (Labrador, Juni 2009)

Aga: Finally, ada orang yang nunjukkin kalo eighties revival itu bukan cuma soal ngadopsi synthesizer atau gated drums—dan orang itu adalah Johan Angergard-nya The Legends.

Agi: Johan-nya Club 8, Acid House Kings dan yang punya Labrador Records itu?

Aga: Bukan, Johan temennya Pirlouit. (Pause) Ya of course lah Johan-nya Labrador Records! Anyway, ini adalah contoh yang brilian penerapan sound The Jesus and Mary Chain dalam konteks indie pop.


“Forgotten Song” – It Hugs Back

Dari album: Inside Your Guitar (4AD, Januari 2009)

Agi: Gue pertama tau band asal London ini dari website-nya 4AD.

Aga: Aransemennya ngingetin gue ama artis-artis soft rock ’70-an macem Bread atau America. (In fact, it sounds a lot like a poppier Red House Painters—another 4AD alumni.) Soundtrack males-malesan hari Minggu favorit gue di tahun 2009.


“The Fear” – Lily Allen

Dari album: It’s Not Me, It’s You (EMI, Februari 2009)

Aga: Lily kembali nunjukkin kalo dia ada di posisi terdepan dalam the ’00 chick-pop race.


“Daniel” – Bat For Lashes

Dari album: Two Suns (Parlophone, April 2009)

Agi: A homage for Daniel-san—Karate Kid? Wax on, wax off? Inget kan?—whom Natasha Khan herself had a crush on when she was a kid (who doesn’t?).

Aga: Well I don’t—but Elizabeth Shue di film itu was rather cute, though. Someone (Hot Chip mungkin?) should name their next single ‘Ali’, after her character!


“My Turn” – Basement Jaxx

Dari album: Scars (XL, Agustus 2009)

Agi: This track sounds nothing like your usual Basement Jaxx—who at most times can be very tacky (“Rendezvous”, anyone?). They’ve toned things down a bit here and did everything with taste—termasuk salah satunya ngundang Lightspeed Champion untuk jadi vokalis tamu.


“10.03” – Doves

Dari album: Kingdom of Rust (Heavenly, April 2009)

Agi: Versi live-nya lebih mantep. Coba cek:

www.youtube.com/watch?v=MhSODewCpSg

Aga: I agree. Bisa jadi ajang jam session yang dahsyat—apalagi kalo durasinya dipanjangin jadi, let’s say, 10 menit?

Agi: Dude, we’re talking about Doves here, not the Verve.

Aga: Yeee, mimpi kan boleh!


“Lisztomania (Classixx Remix)” – Phoenix

Dari album: Wolfgang Amadeus Phoenix: The Remixes (Glass Notes, Oktober 2009)

Aga: Highlight dari album terakhir Thomas Mars & co. justru dateng dalam wujud remix.

Agi: Sayang kita nggak sempet nonton waktu mereka mampir ke Jakarta.

Aga: Though, thanks to a friend, we did get their autographs.

Aga & Agi: (menghela napas) Next!


“Basic Space” – The xx

Dari album: xx (Young Turks, Agustus 2009)

Agi: Empat orang bocah (umurnya baru 20 taun) dari Inggris, masih kecil tapi udah pinter bikin musik pseudo-elektronik yang bagus. Bahan minimal, hasil maksimal.

Aga: A very, very, very, very, very promising band. Watch this (ahem) space!


“Sea Within a Sea” – The Horrors

Dari album: Primary Colours (XL, Mei 2009)

Agi: From a bunch of generic emo-goth kids, akhirnya The Horrors bertobat dan sekarang berjalan di jalan yang benar.

Aga: Dan jalan itu menuju ke… errr… Jerman?

Agi: Asli. Let the krautrock revival begin!


“Beautiful People” – Pet Shop Boys

Dari album: Yes (EMI, Maret 2009)

Agi: A.K.A. “the Boys go baroque”.

Aga: Kalo aja Dusty Springfield masih hidup, doi pasti udah diajak duet di lagu ini.


“In Between Days” – Get Cape. Wear Cape. Fly

Dari album: Pictures of You: A Tribute To The Cure (NME, Februari 2009)

Aga: Nge-cover lagu ’80-an pake irama bossa nova? Fuck that. Semua cover lagu eighties ke depan harusnya menggunakan lagu ini sebagai template.


“Bulletproof” – La Roux

Dari album: La Roux (Polydor, Juli 2009)

Aga: Gaya rambut Elie Jackson boleh jadi kalah spekta dibanding Mike Score-nya A Flock of Seagulls, tapi single ini jelas sama catchy-nya dengan “I Ran” atau synth pop hits lain dari dekade ’80-an.

Agi: Quoting our very own baby bro: “Kakak suka, nih, sama lagunya? Kayak lagu angkot gini.” HAHAHAHAHA!!!

Aga: Brisik.

Agi: “Lagu angkot”! HAHAHAHAHA!!!


“Here To Fall” – Yo La Tengo

Dari album: Popular Songs (Matador, September 2009)

Aga: Yang demen ama Modern Guilt-nya Beck (or potheads in general) pasti langsung jatuh hati ama lagu psychedelic ini.


“Heartbreak” – Magistrates

Dari mini album: Heartbreak EP (XL, Mei 2009)

Aga: Gue dapet lagu ini dari Si Agi. Entah dia dapet dari mana…

Agi: Baca JUICE dong, ah!

Aga: …yang pasti “Heartbreak” layak masuk ke list Top 10 Eighties-Influenced Songs of The Decade.


“Jetstream (Lindstrom Remix)” – Doves

Dari mini album: Jetstream/Compulsion Remixes (EMI, Juli 2009)

Aga: An imaginary theme to Blade Runner‘s opening scenes? More like an imaginary theme to the opening party of Club 54’s Manchester’s branch. D.A.H.S.Y.A.T.


“Cardiff In The Sun” – Super Furry Animals

Dari album: Dark Days/Light Years (Rough Trade, April 2009)

Aga: Epik, psikedelik, organik dan ciamik. One of the best SFA songs ever.

Agi: Even better than “I Got A Mobile Phone?”

Aga: Even better than “I Got  A Mobile Phone”. Gue inget, trip magic mushroom gue yang terakhir berhasil mencapai puncak sambil diiringin lagu ini.


“David” – The Radio Dept.

Dari mini album: David EP (Labrador, 2009)

Aga: Akhirnya Radio Dept. mau juga buka kartu tentang fixation mereka terhadap The Magnetic Fields. (Taro lagu ini back-to-back dengan “100,000 Fireflies” dan lo bakal tau apa yang gue maksud.)

Agi: And yet, the question remains… WHO is David?


“Falling Over” – The Pains of Being Pure at Heart

Dari mini album: Higher Than The Stars EP (Slumberland, September 2009)

Aga: Satu lagi bukti kalo lagu-lagu pop paling dahsyat dari tahun 2009 kebanyakan hadir dalam bentuk EP (lihat: Radio Dept., Magistrates dan Doves)—yang seharusnya kita terima dengan lega. I mean, kalo EP-nya aja udah kayak gitu, gimana album full-length-nya coba?

Agi: Tetep, menurut gue harusnya yang masuk “Higher Than The Stars”.

Aga: But “Higher Than The Stars” is just another glorified rip-off of “Just Like Heaven”!

Agi: Dude, semua lagu indie pop yang make that keyboard/synth sound will bound to be called a rip-off of “Just Like Heaven”… Ini cuma masalah mana yang melodinya lebih enak.

(Debat, dumel, debat, dumel lagi, debat lagi)

Aga: Oke, so…


“Higher Than The Stars” – The Pains of Being Pure at Heart

Dari mini album: lihat atas.

Aga: There. Happy?

Agi: Makaciiiiihhhh…


“French Navy” – Camera Obscura

Dari album: My Maudlin Career (4AD, April 2009)

Aga: Gila, cukup dengerin dua kali and you’re hooked. Dan liriknya itu lho: seorang penjaga perpus geeky yang jatuh cinta ama pelaut hunky asal Perancis?

Agi: Sounds like a good premise for a kinky porn to me.


“Walking on a Dream” – Empire of The Sun

Dari album: Walking on a Dream (Astralwerks, April 2009)

Aga: Semakin memantapkan kredo bahwa “you shouldn’t judge an album by its cover”.

Agi: Wakakaka! Cover albumnya emang rada bikin il-fil ya?

Aga: Banget. What’s up with those elephants?

Agi: Ow! Ow! I know! I know! (dinyanyikan ala reff lagu mereka yang lain, “Half Mast”).


“Get Going” – Headlights

Dari album: Wildlife (Polyvinyl, Oktober 2009)

Aga: Kalo album Wildlife nggak ngebawa Headlights masuk jajaran band indie pop papan atas, gue nggak tau lagi musti ngapain. “Get Going” adalah satu dari sekian pop gems yang muncul di album itu. Upbeat, insanely catchy, penuh dengan duelling guitars (of both the fuzzy and jangly varieties) dan melodi vokal yang bakal ngajak lo humming along in minutes.

Agi: Yah, sementara nunggu The Rosebuds keluar dari fase indie-disco mereka, Headlights boleh lah dijadiin pengganti.


“Misfortunes Are Cruel” – Sweet Trip

Dari album: You Will Never Know Why (Darla, September 2009)

Aga: Banyak yang kaget waktu Sweet Trip muncul dengan format bas-gitar-drum di album ketiga mereka, You Will Never Know Why—tapi buat gue itu adalah keputusan yang tepat. Having said that, status lagu paling poppy dari album itu justru direbut oleh lagu yang paling elektronik, “Misfortunes Are Cruel”. Kapan lagi bisa denger lagu pop elektronik yang datang dengan solo gitar kalo bukan bikinan Sweet Trip?


“We Are The Opposite of Thieves” – Reverie Sound Revue

Dari album: Reverie Sound Revue (Boompa, Juni 2009)

Aga: Ini band temuan baru juga, asal Kanada. Vokalisnya dulu sempet jadi anggota tur Broken Social Scene, ngegantiin posisinya Feist dan Emily Haines.

Agi: Sebenernya ada yang lebih enak: “An Anniversary Away”. Kakak gue aja dodol milihnya yang ini.

Aga: Aaah, “An Anniversary Away” terlalu mellow… “We Are The Opposite of Thieves” jauh lebih concise. Dua menit duapuluh tiga detik yang diisi ama gitar jangly, permainan bas dan drum yang rapet dan melodi yang catchy. Indie pop at its best!

Agi: Halah! Kalo nggak gue paksa-paksa denger, lo juga nggak bakal dengerin kan. Pleh.


“The Reeling” – Passion Pit

Dari album: Manners (Columbia, Mei 2009)

Aga: Buat gue, “The Reeling” adalah representasi terbaik situasi musik pop di akhir dekade ’00-an. Mania terhadap segala sesuatu yang berbau eighties, instrumentasi yang organic-yet-electronic, dan keputusan untuk kembali ke traditional form of pop hooks and melodies—semua ada di lagu ini. And yet, gue yakin “The Reeling” bakal bisa lepas dari tag “kekinian” yang biasa dipegang ama lagu-lagu sejenis—as in, bukannya nggak mungkin duapuluh taun lagi nih lagu tetep dijadiin anthem di acara-acara dance sekolahan. An energetic song that will remind you of the joys of pure pop music.


3 Responses to “The Critical Sibling – Our 25 Favorite Pop Songs from 2009”


  1. 1 Kattleya
    November 15, 2009 pukul 5:03 pm

    Kudos to The Critical Sibling!. ♥ most of the songs.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Desember 2016
S S R K J S M
« Nov    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Categories

Blog Stats

  • 137,446 hits

%d blogger menyukai ini: