17
Sep
16

Ulasan Album: The Trees & The Wild – Zaman, Zaman

zaman-zaman

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

The Trees & The Wild

Zaman, Zaman

Blank Orb Recordings – 2016

 

Ekspektasi dan antisipasi cenderung menghancurkan segala yang kita harapkan dari sesuatu. Hal-hal paling magis terjadi ketika minimnya pengetahuan terhadap sesuatu yang akan datang, memanipulasi dan menguasai alam pikiran kita ketika hal-hal tersebut dihadapi. Itulah yang saya rasakan mendengarkan Zaman, Zaman; album terbaru The Trees & The Wild yang menggulung indera pendengaran saya dalam pertemuan pertamanya.

 

Sebelum album ini dikeluarkan, jujur saya bukanlah fans band ini. Pertama kali ingin mengoleksi musik mereka, ketika majalah Time menganjurkan bahwa ini adalah salah satu band yang harus didengar dari Asia Tenggara. Setelah membaca artikel itu, saya memutuskan membeli Rasuk, lalu untuk alasan yang tidak bisa saya jelaskan musik dari album itu jarang saya kunjungi kembali (mungkin itu salah satu yang harus berubah sejak Zaman, Zaman).

 

Tetapi Zaman, Zaman adalah monster yang berbeda. Jarak 7 tahun antara Rasuk dan album ini mentransformasi The Trees & The Wild menjadi sebuah band yang berbeda sama sekali (saya belum pernah melihat mereka secara langsung, jadi hanya dapat menilai dari kedua album itu). Ini adalah album dengan bentang suara yang melintang lebih jauh dari Sabang sampai Merauke, ia menghipnotis, ia mempesona dan ia adalah sosok yang majestik yang pernah diciptakan oleh sebuah band dari negara ini, dan untuk itu ia layak dipuja.

 

Dari titel treknya pada lagu pertama, album ini sudah memberikan pernyataannya. Waktu Empati Tamako merasuki telinga kita selama 14:35 menit pada lagu kedua, akal sehat kita akan mengalah dan yang ada di kepala hanyalah sebuah pikiran yang berkata “Ya, Tuhan, ini candu!!!”. Empatbelas setengah menit yang terlalui dalam lagu itu bukan merupakan menit-menit yang terbuang sia-sia, itu adalah epik tanpa batas diiringi mantra “Terang yang kau dambakan, hilanglah semua yang kau tanya” yang dinyanyikan menembus karsa.

 

Sesuatu yang monumental didirikan oleh The Trees & The Wild di lagu yang mereka beri nama Monumen. Jika Thom Yorke & Johnny Greenwood dari Radiohead pernah mendengarkan lagu ini, mereka akan bangga sekaligus iri terhadapnya, berharap band mereka yang menciptakan lagu ini. Tapal batu itu lalu dibangun lebih megah dalam Tuah/Sebak, 2 fragmen lagu yang dijadikan satu di mana emosi dicampuraduk tanpa henti dan mencapai klimaksnya secara paripurna.

 

Yang fantastis dari album ini adalah cara mereka mengemas lagu demi lagu sebagai sebuah kesatuan musikalis. Suara instrumen dikedepankan membentuk tembok suara yang agung, vokal berkesan tidak mendapatkan tempatnya sebagai pemain utama, tetapi ia menghipnotis perlahan, membuat pendengarnya menerka dan memberikan interpretasinya sendiri terhadap setiap lagu di Zaman, Zaman. 7 trek yang dikemas dalam 53:28 menit itu, dan diakhiri oleh lagu terakhir berjudul Saija, adalah sebuah perjalanan sonik yang penuh kejayaan.

 

Zaman, Zaman adalah sebuah candu yang sulit untuk diredakan efeknya. Ia tidak akan langsung membuat kalian melayang, namun perlahan tapi pasti dalam setiap pemutarannya di telinga kalian, musiknya akan merayap, merasuki jiwa, membuat kita layaknya seorang pemadat yang menemukan candu terbaiknya, tenggelam dalam sebuah ekstase suara sampai pada kesudahan zaman.

 

David Wahyu Hidayat

 

Zaman, Zaman tersedia secara digital di:

iTunes: https://itunes.apple.com/album/id1143213241

Spotify

 

The Trees & The Wild:

Twitter: @ttatw

Instagram: treeswild

 


0 Responses to “Ulasan Album: The Trees & The Wild – Zaman, Zaman”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


September 2016
S S R K J S M
« Mei   Okt »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Categories

Blog Stats

  • 137,356 hits

%d blogger menyukai ini: