06
Nov
12

Pencerahan Jiwa: Manusia yang jatuh dari langit untuk membuat pesta terhebat di blok kalian, Paul Epworth

Akhir pekan yang lalu saya menonton edisi terbaru James Bond “Skyfall”. Beberapa bulan yang lalu, salah satu band indie yang mendefinisikan dekade lalu mengeluarkan album keempatnya berjudul “Four”. Band tersebut akan disaksikan orang-orang beruntung Jakarta pada 20 Maret 2013 depan bila tidak ada aral melintang. Ya band tersebut bernama Bloc Party. Orang-orang yang suka memperhatikan beberapa hal sedikit lebih detail akan mengerti letak koneksi antara Bloc Party dengan James Bond, dan ini menjadi topik kekaguman saya sejak beberapa hari ini.

Lagu tema Skyfall dinyanyikan oleh Adele, yang albumnya “21” memenangkan Grammy tahun ini untuk album terbaik dan sampai Oktober 2012 telah terjual 25 juta kopi di seluruh dunia. Angka yang fantastis di dunia digital yang penuh dengan godaan laknat pembajakan. Lagu pertama di album itu “Rolling In The Deep” juga memenangkan Grammy untuk rekaman terbaik, selain itu lagu tersebut juga diberikan penghargaan sebagai lagu yang paling sering dimainkan di televisi dan radio Amerika Serikat pada tahun 2011. Sejujurnya kita mendengarkan Adele ke manapun kita pergi 2 tahun terakhir ini, di nada sambung rekan kerja kita, malam Karaoke menggelikan yang sudah terlewat batas, di radio sambil bersumpah serapah atas kemacetan Jakarta, sampai ke pusat perbelanjaan segala kelas. Ke manapun kita pergi Adele selalu menemani kita.

Bloc Party mengawali karir mereka dengan merilis sebuah album fenomenal berjudul “Silent Alarm” pada tahun 2005. Di penghujung tahun tersebut, album itu diakui banyak majalah musik sebagai salah satu rilisan terbaik, dengan musik yang menyegarkan, memperbarui konsep indie rock gitar yang dapat masuk ke lantai dansa, setelah dipopulerkan oleh Franz Ferdinand setahun sebelumnya. Jika diputar kembali sekarang, album itu masih terdengar menyegarkan, ada elemen yang melewati batasan waktu sehingga menyebabkan album itu masih mengagumkan hampir 10 tahun setelahnya.

Lalu apa hubungan semuanya ini? Di balik karya-karya mengagumkan itu adalah satu orang produser jenius bernama Paul Epworth. Ya kalian tidak salah baca. Paul Epworth adalah co-producer “21”, mengarang “Rolling In The Deep” bersama Adele dan memproduseri “Silent Alarm”.

Dekade yang lalu, Paul Epworth menancapkan tandatangannya di hampir setiap album indie yang kita dengar. Masih ingat “Hounds Of Love” ? Lagu Kate Bush yang dinyanyikan oleh Futureheads itu pada awal 2005, dengan lantunan “Aooo…Aoooo” yang mengusik perhatian sekaligus mengundang kaki untuk melantun? Itu adalah perkenalan Paul Epworth kepada dunia indie. Ia mempermainkan kita dengan melodi yang susah untuk ditolak, dan aransemen yang membuat kita berdosa untuk mengecamnya.

Kemudian di tahun 2005 itu, selain Bloc Party, ia memproduseri debut album dari Maxïmo Park “A Certain Trigger”. Ah, teringat hari-hari di mana saya bisa menggila mendengarkan “Apply Some Pressure” dan “Graffiti” dengan serangan gitarnya dan liriknya yang berkata “I’ll do graffiti, when you sing to me in french” di bawah matahari musim panas yang berkepanjangan. Atau mendengarkan “The Coast Is Always Changing” ketika hidup mahasiswa rantau di negeri orang harus berakhir dan harus pulang kembali ke tanah air, lagu itu mendefiniskan sebuah era perubahan dalam diri individu, dengan rhodes yang melantun haru.

Setelahnya saya tidak begitu mengikuti perkembangan band/artis yang diproduseri oleh Paul Epworth. Tetapi melewati dekade ’00, dia kembali menukangi album-album yang herannya tidak hanya sukses secara komersil seperti misalnya debut album Foster The People (Co-Producer), Adele “21” tetapi juga album-album yang memenangkan hati para kritikus musik seperti kedua album Florence & The Machine. Jika kalian sudah menonton “Skyfall” lagu tema itu, diciptakan Paul Epworth bersama dengan Adele, dan sudah banyak yang mengkategorikan bahwa lagu tersebut definitif adalah lagu klasik James Bond. Ya bahkan agen rahasia Inggris paling yahud pun bertekuk lutut di hadapan Paul Epworth. Singkat kata jika dirangkum secara singkat, kalau kita mengingat lagu-lagu yang menggugah kita di dekade ini dan dekade lalu, di dalam arus utama dan di luar arus utama, maka orang yang bertanggung jawab untuk banyak lagu di antaranya adalah Paul Epworth.

Di beberapa interview sempat disebutkan, sejak kesuksesannya bersama Adele, banyak musisi yang menginginkan agar Epworth memproduseri karya mereka untuk mendapatkan aroma soul yang ada di lagu-lagu Adele. Tetapi mereka seringkali terkejut karena Epworth lalu datang dengan pendekatan elektro-indie-garage rock. Dan itu ada benarnya, bahkan di lagu Adele sekalipun ia menerapkan itu. Sejujurnya jika kita tidak membayangkan Adele waktu mendengarkan “Rolling In The Deep”, maka bisa saja ini adalah lagu potensial yang dapat dimainkan oleh White Stripes, paling tidak dengan dentuman bas drum seintesif itu di awal lagu.

Sebelum saya melantur lebih banyak lagi, sebaiknya cukup sampai sini saja tulisan ini. Kalau kalian ingin tahu lebih banyak tentang Paul Epworth, silahkan google, youtube, wikipedia, karena mereka sudah pasti tahu lebih banyak tentang manusia yang jatuh dari langit dan membuat pesta terbesar di blok kalian. Hadirin sekalian, berikan aplaus kepada Paul Epworth.

David Wahyu Hidayat


0 Responses to “Pencerahan Jiwa: Manusia yang jatuh dari langit untuk membuat pesta terhebat di blok kalian, Paul Epworth”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


November 2012
S S R K J S M
« Sep   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Categories

Blog Stats

  • 137,446 hits

%d blogger menyukai ini: