13
Jun
10

Album Review: Black Rebel Motorcycle Club – Beat The Devil’s Tattoo

Black Rebel Motorcycle Club

Beat The Devil’s Tattoo

Abstract Dragon/Universal Music Indonesia – 2010

Untuk band seukuran BRMC, bisa bertahan selama satu dekade lebih, menelurkan album keenamnya tahun ini, dan tetap mempertahankan sebuah kualitas musik yang mengagumkan adalah sebuah pencapaian yang di luar kekuatan manusia. Berapa banyak kita menemukan band yang lahir di dekade 21 ini, hanya berhasil menggolkan sebuah debut album fantastis, lalu secara konsisten mengalami penurunan kualitas, dan pada akhirnya di album ketiga masuk ke dalam posisi hiatus atau malah membubarkan diri. Sebesar apapun yang maha kuasa memberkati The Strokes dengan talen dan stil, mereka pada saat ini tidak dapat menyaingi apa yang sudah diraih BRMC, baik dalam kualitas maupun jumlah album. Kita hanya berharapa hipotesa ini salah dengan album keempat mereka yang menurut kabar akan dirilis awal tahun depan.

“Beat The Devil’s Tattoo” adalah sebuah album yang jorok, bukan jorok seperti dalam definisi koleksi video pribadi seorang popstar lokal yang menuntaskan selebrita lainnya di tempat tidur dan bersliweran di dunia maya akhir-akhir ini. Kejorokan seperti itu hanyalah dagelan kelewat batas memalukan yang tidak patut untuk disinggung sampai skala (inter)nasional. Jorok versi “Beat The Devil’s Tattoo” adalah sebuah album yang dipenuhi suara distorsi seperti keluar dari ampli yang sudah setengah robek di dalam ruangan studio yang kelewat lembab dan kumuh. Sebegitu joroknya sampai musik yang ada di dalamnya akan meneropong jiwa kalian, menelanjangi pikiran sehat dengan kasarnya suara gitar yang ada di album itu.

Titel track album itu, mengawali perjalanan album keenam BRMC ini. Terbiasa dengan irama cepat di album “Baby 81”, lagu ini terasa terlalu pelan, tapi cepat dan pasti ia akan menumbangkan kita, seperti sebuah duel di tengah siang bolong antara dua ahli pistol dalam dunia western, di mana intesitas yang berjalan seperti seribu tahun lamanya, memuncak tuntas dengan menarik pistol dari sabuk dan memicu pelatuknya. Sekejap kita akan melihat bahwa salah satu dari jagoan pistol itu telah tewas.

Keagungan BRMC akan kita dengar dalam dua nomor yang melanjuti titel track tersebut, yaitu “Conscience Killer” dan “Bad Blood”. Dengan pengawal ketukan baru dalam diri seorang Leah Shapiro yang menggantikan Nick Jago, BRMC tidak berkurang ketajamannya. Lagu yang disebut pertama memang terdengar seperti seorang pembunuh, sedangkan yang disebutkan terakhir sekali lagi membuktikan bahwa BRMC adalah tautan rantai terakhir yang hilang antara shoegaze dan gerakan garage rock yang muncul pada awal millenium.

Selain jorok, album ini juga menunjukkan sisi sensitifnya dengan suasana americana yang memang sudah diusung BRMC sejak album “Howl”. Suasana itu terasa sangat kental terutama dalam lagu “Sweet Feeling” dan “The Toll” yang benar-benar terasa seperti lagu yang menghembuskan angin segar di dalam udara yang terlalu lembab dan panas.

Melalui “Beat The Devil’s Tattoo” BRMC telah membuktikan bahwa pemunculan mereka 10 tahun yang lalu bukanlah hanya sekedar menjadi band pendompleng The Strokes dan The White Stripes. Mereka datang untuk tinggal dan untuk memahkotai diri mereka sendiri dengan keagungan musik mereka. Kini tinggal Julian Casablancas & Co. yang harus kembali dari pengasingan solo karir/side project dan membuktikan diri mereka, bahwa apa yang terjadi dengan “Is This It” bukanlah hip sesaat. Sampai saat itu terjadi saya mengajak kalian semua untuk tetap bergabung dengan klab pemberontak ini.

David Wahyu Hidayat


0 Responses to “Album Review: Black Rebel Motorcycle Club – Beat The Devil’s Tattoo”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Juni 2010
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Categories

Blog Stats

  • 137,446 hits

%d blogger menyukai ini: