05
Jun
10

Album Review: Two Door Cinema Club – Tourist History

Two Door Cinema Club

Tourist History

Glassnote – 2010

15 tahun yang lalu waktu kegilaan virtual seperti sekarang ini belum dimulai, kita takkan pernah membayangkan bentuk komunikasi yang ada di masa kini. Yang ada hanyalah tatap muka, tukar suara melalui telefon biasa, semua masih nyata, belum menjadi absurd seperti saat ini. Seperti semua perubahan itu, musik pun berubah. Beberapa hal yang terjadi di tahun 90-an memang tidak akan pernah bisa berulang, tapi beberapa keasyikan lainnya seperti baru ditemukan di era 00’ ini. Paling tidak semuanya terdengar lebih menyenangkan dari tahun 80-an yang terpuruk suram.

Mereka yang muda di jaman ini pun berdansa dengan nada-nada yang lain. Diawali dengan inovasi Gnarls Barkley, kejeniusan LCD Soundsystem dan MGMT yang dinilai sedikit terlalu berlebihan, semuanya adalah produk yang mendefinisikan dunia pop dekade ini yang membuat kita selalu ingin menari di atas kepenatan kita. Lalu di awal tahun ini, datanglah sebuah grup asal Bangor dan Donaghadee, Irlandia Utara bernama Two Door Cinema Club.

Bila dibandingkan dengan mahasiswa tingkat pertama, Two Door Cinema Club adalah mahasiswa yang tidak akan pernah kena bully karena para seniornya mengagumi kecerdasan kreativitas seni dirinya. Ia akan digilai setengah perempuan-perempuan yang ada di fakultasnya karena ada sesuatu dalam dirinya yang terkesan nerdie tapi elegan, sedangkan setengah lainnya tidak akan pernah mengerti mengapa perempuan-perempuan lainnya itu menggilai mereka. Dosen akan mengagumi sebersit brillian yang ada pada dirinya walaupun hanya muncul di saat – saat tertentu saja. Para sophomore akan setengah mati penuh kebencian karena menganggap mahasiswa itu menggerogoti kue popularitas yang tadinya ada di piring mereka semua.

Bagaimana tidak hal ini dapat terjadi? Dengan diawali oleh track seperti “Cigarettes In The Theatre” kita hampir terjungkir dari kursi waktu mendengarkannya. Ada sepotong “Silent Alarm” di sana, hampir-hampir secara reflek kita mengharapkan mendengarkan suara Kele daripada suara sang vokalis Alex Trimble. “Undercover Martyn” meliuk-liuk mengitari dan mengusik seluruh badan kita untuk bergoyang, bahkan bila kita dalam keadaan tidak pernah bisa bergoyang seperti pada waktu sedang terjebak dalam pertemuan bisnis paling hina dan membosankan.

“Something Good Can Work” memberikan harapan bahwa anak muda sekarang tidak hanya pintar mengotori akal sehat dengan sampah sepanjang 140 karakter, tapi untungnya juga menghasilkan track pop brillian seperti lagu ini. Memang tidak bisa dipungkiri, trio ini mengerjakan pekerjaan rumahnya dengan baik mempelajari apa yang dapat berfungsi di planet pop anak-anak generasi ini. Dengan suara yang terdengar seperti karya awal Bloc Party dan sentuhan MGMT di sini dan sana, album ini melakukan fungsinya dengan baik. Dengarkan saja “Eat That’s Up, It’s Good For You” dengan gitar minimalisnya, tapi di latar belakang rententan blips-blips kecil dan mesin drum mendominasi lagu ini, atau “I Can Talk” yang akan membuat gol terpadu paling rapi ke dalam kepala pop kita walaupun dibentengi dengan barisan pertahanan paling sangar, seperti layaknya gol Cambiasso yang setelah 25 operan membobol gawang Serbia & Montenegro dengan sempurnanya di piala Dunia 2006.

“Tourist History” adalah mahasiswa tingkat pertama favorit kalian. Ini akan menjadi salah satu album favorit kalian tahun ini, percaya atau tidak percaya. Sebuah album yang menyinarkan suasana hati paling baik di tengah mendung gelap dan gelegar petir, yang akan membuat kita berdansa, melupakan semua, sampai jiwa kita tergenang basah oleh kebahagiaan yang tidak akan dapat diambil siapa pun

David Wahyu Hidayat


1 Response to “Album Review: Two Door Cinema Club – Tourist History”



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Juni 2010
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Categories

Blog Stats

  • 137,446 hits

%d blogger menyukai ini: