07
Jun
09

Konser Review – Polyester Embassy – Eplex, Bandung 06 Juni 2009

Polyester Embassy

Bandung – Eplex, Paris Van Java

Sabtu, 06 Juni 2009

Setlist:

F# Noise, Lover Is Dead, Good Feeling, Falling Down, Orange Is Yellow, A waiting, Ghost Behind My back, Polypanic Rooms, Live the Dream, Fake, Faker

Polyester Embassy - 06 Juni 2009 - 2

Review:

Kita membutuhkan pahlawan, atau? Di saat di mana dunia mengatakan manusia sedang mengalami krisis, di waktu di mana kita berada di persimpangan apakah lebih baik melanjutkan, atau menjalankan sesuatu lebih cepat tapi tanpa pembuktian, atau melakukannya segalanya lebih megah dengan konsep yang meragukan. Di saat seperti ini, kita mencari sesuatu yang kembali menginspirasikan kita, sesuatu itu tidak perlu besar, atau penuh dengan janji dan polesan untuk memukau massa. Sesuatu itu cukup dari kemampuan untuk selalu menantang diri melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya, menemukan diri di sebuah teritorial baru yang menghempaskan jiwa dengan suara – suara yang luar biasa ampuh untuk merobek telinga ini.

Dalam sebuah perhelatan acara perdana yang ditelurkan oleh ffwd bertajuk Interlude, Polyester Embassy memainkan sebuah set ambisius yang memukau. Ini adalah inspirasi yang kita cari selama ini, mereka adalah pahlawan yang akan memenangkan pertarungan kita melawan semua kefanaan melodi pasar yang tingkat kekomediannya sudah mencapai tahap yang tidak dapat ditoleransi lagi.

Malam itu mereka memainkan rangkaian lagu yang memadukan karya dari album perdana mereka “Tragicomedy” dengan lagu – lagu yang mungkin menjadi kandidat untuk dimasukkan ke rilisan mereka berikutnya. Diawali sebuah intro instrumentalis yang terdengar tajam, setiap pasang telinga yang mendengarkan dan setiap pasang mata yang menyaksikan Polyester Embassy di Eplex malam itu merasakan kalau mereka sebagai sebuah band telah maju selangkah lagi, mendorong kemampuan mereka menuju ruangan tanpa batas dalam mengeksplorasi musik mereka. Lagu – lagu baru yang dimainkan terdengar mengagumkan. Dipersenjatai oleh berbagai macam keyboard/synth selain dengan 4 gitar yang tersedia di beberapa lagu, Polyester Embassy melakukan pesta pora liar musik yang seperti datang dari pesawat antariksa yang dikirimkan dari masa depan ke sebuah dataran tinggi bernama Bandung. Kehadiran gitaris/kibordis/noisemaker baru Nims di antara personil Polyester Embassy, menambah keinovatifan musik mereka yang ditampilkan jelas malam itu di depan publikum Eplex.

Polyester Embassy - 06 Juni 2009 - 5

Memasuki intro “Polypanic Rooms” kita mendengarkan sebuah himne oleh Elang, Tomo dan Ekky yang menyanyikan penggalan lirik lagu tersebut tanpa iringan satu instrumen sekalipun. Kita mendengarkan “Is anybody there can watch me, Is anybody there can hear me, And I feel lost and I feel empty Is anybody there can feel me” seperti sebuah ketenangan sebelum badai bas Tomo menghempaskan kita menuju nirwana musik dan suara dalam ruangan-ruangan polypanic yang memancarkan keagungan. Lagu setelahnya, kembali sebuah instrumentalia yang mengiris tajam dengan suara gitar yang berubah bagaikan pukulan – pukulan yang menjatuhkan semua kehampaan dan kefrustasian yang berada disekeliling kita.

Mengakhiri set mereka dengan “Fake” dan “Faker”, dua lagu kembar yang mempunyai karakter bertolakbelakang, yang pertama berfungsi sebagai ajakan menuju sisi gelap yang manis memabukkan, yang kedua adalah sebuah lagu yang mengembalikan kita kepada sebuah tempat yang terlepas dari segala kepalsuan, Polyester Embassy meletakkan sebuah klimaks pada penampilan mereka. Tidak ada lagi yang dapat dikatakan, mereka telah memberikan semuanya, dan semuanya itu adalah yang terbaik yang dapat kita nikmati saat ini. Bila tidak dirundung oleh masalah sound yang sayangnya menyertai penampilan Poyester Embassy malam itu, mungkin kita telah menyaksikan sesuatu yang sudah lama kita cari selama ini. Sesuatu yang legendaris. Tapi terlepas dari semuanya, malam itu di sebuah tempat bernama E-plex pada tanggal 06 Juni 2009 kita telah menjadi bagian dari sesuatu yang mengagumkan. Polyester Embassy telah melakukan sesuatu yang gagal dilakukan oleh banyak orang di negeri ini, karena dengan konser mereka malam itu, mereka telah memberikan kita sebuah sebuah pencerahan.

David Wahyu Hidayat


2 Responses to “Konser Review – Polyester Embassy – Eplex, Bandung 06 Juni 2009”


  1. 1 amon
    Juni 8, 2009 pukul 12:44 pm

    Review anda menjadi obat penyembuh bagi saya yang merasa sakit pada saat Polyester Embassy perform at E-plex. Kenapa saya merasa sakit…… hal itu disebabkan perform yang tidak maksimal karna tidak didukung oleh sound yg memadai….
    Sekali lagi terimaksih banyak…

  2. 2 David Wahyu Hidayat
    Juni 8, 2009 pukul 10:59 pm

    Saya yang berterima kasih kembali kepada Polyester Embassy. Meskipun sound tidak memadai dalam gig kemaren, Polyester Embassy tetap memukau dan selalu memberikan pencerahan pada diri ini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Categories

Blog Stats

  • 137,356 hits

%d blogger menyukai ini: