10
Mei
09

Konser Review: The S.I.G.I.T – Jakarta, 09 Mei 2009

The S.I.G.I.T

Jakarta – Kamasutra, Crowne Plaza Hotel

Sabtu, 09 Mei 2009

IMG00131-20090509-2216


Bila dibandingkan dengan Ricky Hatton, Manny Pacquiao terlihat terlalu religius untuk ukuran seorang pembunuh di atas ring tinju. Tapi sengatannya membuat “The Hitman” asal Manchester itu terkapar setelah 2 ronde. Menusuk tajam bagai kilat yang tak terdeteksi. Dalam analogi yang sama, mungkin tidak akan pernah ada yang menyangka kalau dengan kepercayaan 4 orang terhadap sesuatu bernama rock ‘n’ roll, sebuah grup pemberontak super dengan intemperasi talen asal Bandung bisa sampai ke Amerika Serikat untuk memainkan musik yang datang dari sudut paling dalam jiwa mereka. The SIGIT telah menjadi sebuah fenomena dalam artiannya sendiri, sebelum ada orang yang sempat mengira bahwa mereka sebenarnya sudah terlalu kecil untuk bermain di kolam musik yang sama dengan band – band lokal lainnya.

Sabtu malam itu, tanggal 09 Mei 2009, jauh dari kehingarbingaran SXSW di Texas, dalam sebuah acara yang diusung oleh FHUI untuk mendukung penyelamatan hutan tropis, di sebuah hotel di jantung Ibukota yang mungkin terlalu steril untuk menunjukkan keganasan rock ‘n’ roll, The SIGIT melakukan pembuktian akan label fenomena yang dilekatkan ke diri mereka. Dalam sebuah set yang terlalu pendek sepanjang 40 menit, The SIGIT menunjukkan mengapa mereka adalah Manny Pacquaio di dunia rock ‘n’ roll ini. Lupakan Jet, Mando Diao, dan band – band sekunder lainnya di dunia ini. Mengapa harus mengacu ke mereka, kalau kita dapat memuja The SIGIT dalam segala kebesaran mereka?

Mengawali set malam itu dengan “Clove Doper”, The SIGIT langsung menggebrak, tidak peduli akan sekitar, raungan gitar mereka memenuhi setiap sudut gelap Kamasutra. Dari awal mereka sudah menunjukkan totalitas, Rekti menyanyi seakan ia esok akan lenyap dari muka bumi ini, diculik oleh manusia Mars untuk melakukan pertunjukkan rock ‘n’ roll di planet merah itu. Di ujung sebelah kanan panggung, Farri berbaku hantam dengan kapak enam senarnya yang berwujud sebuah Gibson Les Paul berwarna emas, mengeluarkan rif – rif maut. Di sebelah kiri, kita menemukan seorang rock star sejati dalam diri Aditya Bagja Mulyana, sang pemain bas. Di belakang, Donar menggempur drumnya tanpa ampun. Serangan penuh hasrat itu dilanjutkan dalam lagu – lagu selanjutnya seperti “Alright” dan “The Party”.

Memasuki “Soul Sister” The SIGIT mencoba membuat manusia-manusia muda yang hadir di Kamasutra untuk menaikkan temperatur emosionalnya menuju titik didih, dengan vokal Rekti yang melengking tinggi dan koor “La la la la la la..La la la la la la la”, seakan merobek kebuntuan sonik yang sebelumnya tercipta sebelum mereka naik ke panggung. Di gig malam itu, mereka juga memainkan beberapa lagu baru dari album kedua yang akan segera dirilis, salah satunya adalah “Money Making” dengan rif pembunuh serial yang menikam pendengaran dengan belati suara bermata dua dari suara gitar Farri dan Rekti.

The SIGIT menyudahi set mereka dengan “Black Amplifier”. Malam yang terlalu pendek untuk sebuah pesta rock ‘n’ roll, tapi seperti layaknya seorang Manny Pacquiao yang hanya butuh 2 ronde, The SIGIT hanya butuh 40 menit lebih atau kurang untuk mengkanvaskan kita semua ke dalam impian menuju surga rock ‘n’ roll. Malam itu kita menyaksikan kemenangan rock ‘n’ roll terhadap kebosanan skena musik lokal. KNOCK OUT!!!

David Wahyu Hidayat


1 Response to “Konser Review: The S.I.G.I.T – Jakarta, 09 Mei 2009”


  1. 1 agillll
    Juni 5, 2009 pukul 7:37 pm

    rock n roll ampe mati”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Categories

Blog Stats

  • 137,446 hits

%d blogger menyukai ini: