03
Des
07

Album Review: Efek Rumah Kaca – Efek Rumah Kaca

efek-rumah-kaca.jpg

Efek Rumah Kaca
Efek Rumah Kaca
Paviliun Records – 2007


Dunia abad 21. Kegalauan menghantui sebuah generasi. Jiwa – jiwa lelah digerogoti kebanalan kehidupan yang berkesan plastik artifisial. Semu. Musik tidak lagi menghibur, hanya dayuan pengumbar cinta yang kehilangan artinya. Semua musik? Tidak semua musik. Untuk tenggelam dalam kegundahan jiwa dan menikmatinya, datang sebuah penyelamat dari musik yang disuguhkan Efek Rumah Kaca.

Debut album yang diberi judul sama dengan nama band mereka ini, menyuarakan sebuah perasaan desperasi akan sekitar yang makin lama merontokkan keesensialan jiwa sebuah generasi. Album ini berkomunikasi dalam bahasa keputusasaan yang makin dihayati merubah perasaan tanpa harapan itu menjadi sebuah perasaan akan sesuatu memegahkan yang akan terjadi. Perasaan akan sebuah kemenangan tanpa harus menjadi sama dengan penghuni planet ini yang makin lama terperosok dalam dunia mayanya.

“Jalang” memulai album ini dengan suasana kegalauan itu. Lirik “Siapa yang berani bernyanyi, nanti akan dikebiri/Siapa yang berani menari, nanti akan diesekusi” menguak ruang jiwa diiringi dengan suara gitar yang menderteminasi alam pikiran kita.

Melodi manis memulai “Jatuh Cinta Itu Biasa Saja” seperti hendak menyapa 2 insan yang tidak tahu harus berbuat apa dengan perasaan mereka masing – masing. Ini adalah definisi Efek Rumah Kaca akan lagu cinta mereka. Akan lagu cinta yang tidak murah dan mengumbar kata manis hasil daur ulang dari sampah. Sesuatu yang hendak mereka sindir, seperti dalam lagu “Cinta Melulu” di track ke 8 album ini. Masih tentang hubungan 2 insan manusia, Efek Rumah Kaca menyorot sebuah hubungan homoerotis dalam “Bukan Lawan Jenis” dengan penggambaran dan suasana yang indah menyesatkan.

Debut album ini sarat dengan pesan – pesan yang berhasil disampaikan Efek Rumah Kaca tanpa terkesan harus menggurui. Seperti dalam “Belanja Terus Sampai Mati” yang menggambarkan budaya konsumerisme yang tak tertahankan dengan tawaran yang bertebaran di mal – mal ibukota. “Duhai korban keganasan peliknya kehidupan urban” nyanyi mereka di lagu tersebut terhadap sosok kita yang tak bisa lepas dari budaya mematikan itu. Sebuah ode manis tentang spirit pejuang HAM Munir mereka nyanyikan dari hati di “Di Udara”.

“Insomnia” dan “Melankolia” seperti sebuah kakak – beradik yang menyiratkan kecemasan akan sesuatu yang menghantui kehidupan. Sesuatu yang tak pernah tergambarkan. Keindahan Efek Rumah Kaca di kedua lagu tersebut adalah kecerdasan mereka menggunakan bahasa Indonesia untuk berkomunikasi. Mendengarkannya seperti menemukan jawaban untuk sesuatu yang selama ini dicari. Simak saja lirik “Ku rindu untuk bercumbu mesra alam bawah sadarku/Ku nanti dan ku cari seserpih mimpi” di “Insomnia” atau lirik “Murung itu sungguh indah, melambatkan butir darah/Nikmatilah saja kegundahan ini, segala denyutnya yang merobek sepi/Kelesuan ini jangan lekas pergi, aku menyelami sampai lelah hati” dalam “Melankolia.

Secara musikalis Efek Rumah Kaca menfiturkan sebuah kejeniusan yang jarang kita temui dalam dunia musik lokal. Walaupun tidak bisa dipungkiri, aroma musik Radiohead era The Bends sangat kental ketara di sini, tapi paling tidak mereka melakukannya dengan sangat baik sehingga yang tercerna bukanlah sebuah kopi tapi sebuah keorisinalan unik dalam scene musik lokal kita.

Ditutup dengan “Desember” album ini memberikan jiwa – jiwa yang galau sebutir obat penenang, untuk kemudian tenggelam dalam kepiluan. Tapi kemudian mereka menyadari kepiluan itu membuat mereka menghargai setiap langkah yang mereka lewati. Di luar sana, langit hitam bulan Desember masih bergelayut, hujan pun pelan – pelan membasahi bumi dan diri kita, membuat diri kita basah kuyup, dan saat itu, momen itu, adalah di mana kita menyadari indahnya kehidupan.

David Wahyu Hidayat


49 Responses to “Album Review: Efek Rumah Kaca – Efek Rumah Kaca”


  1. Desember 25, 2007 pukul 8:17 am

    Mereka menyelamatkan industri musik pop Indonesia..sound2 simpel yang dibalut dengan lirik-lirik yang puitis dan cerdas adalah kelebihan mereka..mereka briliant!!

  2. 2 tika!
    Januari 16, 2008 pukul 1:23 pm

    band terbaik di indonesia saat ini❤
    mereka berhasil mencampur dengan indah nada2 depresif dan up-lifter, dengan lirik cerdas yang sudah lama tidak terdengar di belantika musik indonesia hehe

  3. 3 mersey
    Januari 16, 2008 pukul 5:16 pm

    memang tidak bisa dipungkiri lagi, Efek Rumah Kaca adalah salah satu band terbaik tanah air saat ini. setuju banget dengan kalian!

  4. 4 Alanda Kariza
    Januari 26, 2008 pukul 6:31 am

    Merinding banget dengerin “Di Udara”, sampai langsung Googling ttg alm. Munir. “Tapi aku tak pernah mati. Tak akan berhenti.” DASS!!!

  5. 5 gede_satria
    Januari 28, 2008 pukul 12:50 pm

    Efek Rumah Kaca adala sebuah jawaban akan kerinduan terhadap sebuah musik yang berkualitas tidak hanya dari sisi musikalitas yang simple, manis dan melodis, namun yang lebih hebatnya adalah. kecerdasan, keintiman berfikir dan sensitifitas yang sangat luar biasa dalam menangkap dan menginterpretasikan fenomena yang aktual yang terjadi di negeri ini, tanpa berasa menggurui dan sok western, menggunakan susunan kata dan bahasa indonesia menjadi sebuah lirik yang mampu menterjemahkan sebuah pesan menjadi begitu luas dan multy interpretasi.

    saluuuuttt buar ERK
    jayalah musik indonesia

    gede satria
    news reporter transtv

  6. Februari 21, 2008 pukul 1:38 pm

    mantep bgt deh pokoknya efek rumah kaca..penyelamat industri musik Indonesia….beda bgt ama band2 indo yg laen..

  7. Maret 2, 2008 pukul 9:02 am

    Efek Rumah Kaca.. keren sih. Liriknya Hebat. tapi musiknya masih tanggung.. belum maksimal. moga album berikutnya musiknya digarap lebih keren. setelah itu barulah saya berani bilang, Efek Rumah Kaca adalah Band yang penting untuk dibicarakan!!😀

  8. 8 remo
    Maret 18, 2008 pukul 1:44 am

    damnn,,, ERK menyelamatkan kuping gw dari kematian rasa akibat banyaknya band menye2 bin najis tuhh,,, heran gw jadi orang koq cengeng banget cuihhh,,,,

  9. 9 mersey
    Maret 19, 2008 pukul 4:59 am

    setuju ama Remo, ERK memberikan harapan kalo musik ga harus selalu cengeng dan menye2 terus. Mereka mungkin bisa jadi awal baru bentuk musik dan lirik Indonesia yang lebih berkualitas.

  10. 11 XyosiX
    Mei 17, 2008 pukul 8:04 pm

    Brilian!! itu sudah cukup, bahkan kurang untuk menggambarkan musik mereka yang sangat menyentuh.

  11. Juni 4, 2008 pukul 2:55 pm

    nyari liriknya susah !
    nyari dmn y ?
    bdw , liriknya mengerikan .
    pi keren banget ,
    scara ynk nyanyi cowo piy lagu” ngondeg smw .
    huh

  12. 13 mersey
    Juni 4, 2008 pukul 11:21 pm

    @ tianrurieza:

    kalo mau nyari liriknya ERK, cara terbaiknya mnrt g beli CD-nya, soalnya di situ lengkap semua liriknya, dan lagipula dengan membeli CD-nya lo akan mensupport artis lokal kita, dan menurut g CD masih cara terbaik utk mendengarkan musik. Kalo itu bukan opsi, g rasa bpk google akan selalu membantu ;p

    cheers,

    david.

  13. Juni 25, 2008 pukul 3:04 pm

    Hm, secara akuw baru denger 3 single ERK yaitu cinta melulu, melancholia, ‘n di udara. Ketiganya cukup bagus kok (gak tw yang lain, hehehe). Tapi akuw salut ma ERK ini coz selain mereka indie juga musiknya gak sederhana banget(banyak melodinya). Selain itu, liriknya yang agak “sulit” dicerna (gak kayak kebanyakan band-band sekarang yang, ya ampuuuuun, itu lirik ato orang ngoceh sih :p) membuat yang denger kudu bin wajib mikir supaya tau maksud lagu ini apa. Yak, salut deh buat ERK

    • 15 revi
      Agustus 10, 2009 pukul 4:26 pm

      kayaknya loe harus denger “Kenakalan Remaja di Era Informatika” dan “balerina” deh bro..musiknya asik..kocak tapi berkelas,puitis tapi ga cengeng, jujur aj nih..band sekelas peterpan,massive,dan band-band komersil lainnya ga bisa nandinign nih ERK..tapi kok g ada yng ngelirik nih band?? itulah salah stu kelemahan permusikan indonesia…lebih berorientasi ke penjualan album, ketimbang pesan dan idealisme dari sebuah lagu..

  14. 16 Atap
    Juli 20, 2008 pukul 6:58 pm

    Sebuah selingan yang menyenangkan..
    lirik beda..
    tapi jujur aja ada beberapa lagu yang memang mirip band lain, but its okay…
    maju terus

  15. Agustus 14, 2008 pukul 11:36 pm

    nice review… liriknya memang penuh arti dalam setiap pemaknaannya. salam -japs-

  16. September 23, 2008 pukul 12:26 pm

    Wuih…. gw pertama kali tau ERK dari temen gw namanya kirun, kata dia cobain deh dengaerin lagunya ERK pas gw dengerin lagu “desember” gw langsung seneng karna lagu itu langsung klop di hati gw coz liriknya yang merdu. Banyak deh lagu lagu yang gw senengi like : Jalang,di udara,insomnia,cinta melulu,dam yang paling gw seneg it’s denu debu beterbangan coz itu lagu bisa gebuat hati gw hancur dengan liriknya yang mengingatkan gw yang penuh dengan dosa ini.

    Thanks Efek Rumah Kaca…

  17. 19 sharah
    September 23, 2008 pukul 7:25 pm

    lagu lagu yang sprti ini yang dari dulu saya harapkan agar datang mewarnai industri musik indonesia
    efek rumah kaca seperti menyelamatkan dunia musik indonesia dari kegelapan dan lagu lagu cinta yang sepertinya hanya akan membuat kita semakin tidak peduli dengan apa yang terjadi saat ini
    thanks to efek rumah kaca

    • 20 bayu..
      Agustus 10, 2009 pukul 4:34 pm

      sharah..
      gw suka comment lo…bener banget…band indonesia saat ini hanya dipenuhi dengan lagu cintaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa aj… hanya mempersempit pikiran manusia… masih bnyak yang lebih penting dibahas dlam lagu…bumi yang udah mau hancur,global warming,…. band indonesia sibuk dengan lagu cinta sepasang kekasih..tapi jrang mengankat tema cinta terhadap alam,terhadap khidupan sosial, dan cinta terhadap Tuhan(palingan mulai berlomba-lomba buat lagu rohani pas mo deket puasa n lebaran doang, teteeep orientasi ke penjualan hehehe)

  18. 21 JOHN
    September 25, 2008 pukul 1:04 pm

    indie sih ia tapi gk jelas akarnya gbs dipungkiri kita cuman manusia biasa yang dipenuhi dg hawa nafsu

    moga2 g mainstream y
    good luck

  19. November 19, 2008 pukul 10:01 pm

    hem. bagus bagus. gw suka banget sama melankolia. viva ERK !

  20. 23 gin
    Desember 18, 2008 pukul 8:12 am

    setuju banget!!!

    efek rumah kaca memang TOP abis…
    apalagi lagu yang “jatuh cinta itu biasa saja”

    bdw,.
    bukannya album yang baru dah keluar ya??
    kapan di review mas???

  21. 24 pelancong
    Desember 21, 2008 pukul 6:23 pm

    akhirnya brooo,…
    ada penyegaran di dunia musik indonesia
    radionyet banget neh band😀

    keren pak bossss

  22. Januari 25, 2009 pukul 9:35 am

    Memukau…
    Memaksa kita untuk peka terhadap apa yang terjadi disekitar,kita…
    Aku sebagai penikmat musik
    Berharap ERK tdk mati utk berkreasi dan menyampaikan pesan yg memuat kebenaran,keputusasaan,ketidakadilan,kemanusiaan…dll
    Trus maju kawan…!

  23. 26 putrii
    Februari 22, 2009 pukul 11:31 am

    baguuuuuussss….jadi sukka menunggu hujan si bulan december

  24. 27 abda
    Maret 1, 2009 pukul 9:17 pm

    edan!!!!!! kayak dapet indievdualitynya pas yang dulu. gw harap band2 di indonesia denger ni erk.

  25. 28 abda
    Maret 1, 2009 pukul 9:20 pm

    oo ya bwt orang2 yang metal (melancholis total) MAKAM NI BAND……!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    YOU RE SUCKS. HIDUP ERK………!!!!!!!!!!

  26. Juni 27, 2009 pukul 11:25 pm

    ERK membuat gw bernostalgia di masa SMA dikala gw dibuai dengan alunan suara & lirik lagu Pure Saturday .. tapi emang kedua band ini gak bisa dibandingin seh .. ERK is amazing !!

  27. 32 caesar
    Juli 5, 2009 pukul 5:00 pm

    nggak perlu banyak omong pokoknya

    HAIL EFEK RUMAH KACA!!!!

  28. 33 dave
    Juli 14, 2009 pukul 1:26 pm

    efek rumah kaca – nama yg unik buat sebuah band.
    musik & lirik – tidak semua kuping akan suka, tidak semua otak bisa mencerna.
    personil – keren, cuma ber-tiga aja (lumayan sepi buat musik yg lumayan rame).
    overall – menginspirasi berbagai pihak, mulai dari yg pro dan yg kontra (cek aja http://moguse.wordpress.com/2008/03/01/efek-rumah-kaca/#comment-30)

    note: saya berharap tidak ada band lain yg menyamakan mereka (terutama musik & lirik), karena akan menjadikan hal yg unik jadi tidak unik lagi.
    idealisme dalam bermusik mereka bagi saya sangat keren, terbukti dengan lagu-lagu di kedua albumnya yg bagi saya sedikit banyak ada kesamaan baik di isue-isue yg diterjemahkan di lirik dan musik (ini bisa sindiran, bisa juga pujian😀, tapi saya lebih mau jadi pujian)

    mmm… gimana yah album ke 3 nya?

  29. 34 novri
    Agustus 10, 2009 pukul 4:04 pm

    ga tau napa..pas nih band muncul dngan “cinta melulu” nya,kuping gw langsung klop aja.. lagu-lagunya, kyaknya g berlebihan klo gw bilang..sangat berkelas..lirik-lirik yang cerdas, temanya luas..BUKAN KAYAK BAND SEKARANG..CINTAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA MELULU… kayak ga ada yg laen aj utk dibahas… anehnya koq ga ada yg ngelirik nih band?? efek rumah kaca BAND FAVORIT INDONESIA(INDIE) GW..TITIK

  30. 35 foo fighters
    Agustus 10, 2009 pukul 4:11 pm

    Band idealis yang berisi personil-personil yang pinter..berwawasan luas.. menyadarkan kita bahwa musik bukan hanya sibuk berkutat tentang cinta…putus cinta,selingkuh…duh basiiiiiii… musik mereka mewakili semua problem saat ini,dari bumi,khiudpan sosial,kecintaan terhadap Tuhan,…setuju kata Dave, jngan ada band yang coba-coba niru ERK, kagak bakalan bisa deh…Efek Rumah KAca adalah Band Terbaik di Indonesia(bagi gw) Buat Cholil dan CS, teruskan idealisme musik kalian..jangan mengecewakan kami yang sudah terlanjur mnyukai kalian..hehhe Good Luck For ERK…………!!

  31. 36 faizal muhammad
    Agustus 13, 2009 pukul 5:35 pm

    sebuah jiwa yg bingung…mengantarkan pikiran dan hati ke dalam kekacauan,sifat sensitive telah lahir dalam hatinya dan mulai menumbangkan cahaya yg besar. pohon berdaun hitam pekat tumbuh dalam hatinya dan membuat cahaya berserakan…..sangat jenius efek rumah kaca ini karena lagunya mampu menggambarkan kegundahan jiwa seseorang……..jenius sekali..

  32. September 7, 2009 pukul 3:03 pm

    Iya emang band efek rumah kaca sangat bagus,di setiap liriknya tersirat berjuta makna,ini lah generasi musisi indonesia yang bertanggung jawab,karna saat ini banyak pemain musik yg cuma mengejar materi,tapi tentang isi lagu sendiri di abaikan.

  33. 38 Adhy
    Oktober 9, 2009 pukul 8:53 am

    Efek rumah kaca adlh band terbaik tanah air..

    Saya sangat menyukai ERK..
    Kpn dtg keMAKASSAR..?
    Kami tunggu ke datangan anda.
    I love efek rumah kaca

  34. 39 donie
    April 26, 2010 pukul 2:44 pm

    seiring berjamurnya band” banci di indonesia…
    band”yg cuma bisa nulis lirik tentang cinta aj…

    efek rumah kaca adalah band yg berbeda dengan band”..yg ada saat ini…
    revolusi untuk dunia musik indonesia..

  35. 40 lennnon
    Juni 21, 2010 pukul 12:24 pm

    ERK berhasil membuat orang2 menjadi (sok) kritis, terlihat dari komen2 di atas…

  36. 41 lavi abrori
    Juli 21, 2010 pukul 10:10 am

    “guu bakaLan tggu aLbuM ERK yg beRikuT’a…..
    guu gag bissa berkaTa2 Lg dah ERK keReN abizzz…..”,

  37. 42 Ayoe
    September 11, 2010 pukul 5:03 pm

    ngk jelas n apa coba….

    pertama kaLi dgr lagu ERK’..
    but lama”…
    kuping gue dah puLih n kembaLi norMal
    agy hahahaha’….

    kereeeeeeen abis ERK
    smart n briliant’…..

    ide2 mrka T O P bgt buat lirik’…..

  38. 43 Ganjar Kurniawan
    September 28, 2010 pukul 2:56 pm

    Hmmmm….Nice album hah!Hell yeah,i think we must wait your 3rd album to prove it!!!!!

  39. 44 Alkemex
    November 15, 2010 pukul 1:31 am

    mmm.. ya bole.. tapi kalo dibandingkan ama SORE jauh lagi maju teknik vokalnya..

  40. 45 HARIS
    Januari 31, 2011 pukul 9:00 pm

    ALAM ITU POLOS..
    BIARKAN DI BERGERAK SESUAI
    PERIntahNYA .
    LANTUKAN DOA, DALAM SEBUAH SYAIR.
    UNTUK AKU,DIA,KITA DAN CUCU KITA.
    TERIMA KASIH EFEK RUMAH KACA.

  41. 46 marrieyouwanna
    Oktober 25, 2011 pukul 5:16 am

    go ahead cholil cs…mosi tidak percaya paling gahaaaaar!

  42. Agustus 6, 2013 pukul 9:27 pm

    I have read so many articles or reviews regarding the blogger lovers
    but this post is truly a nice paragraph, keep
    it up.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Desember 2007
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Categories

Blog Stats

  • 137,446 hits

%d blogger menyukai ini: