07
Nov
07

DVD Review: Morrissey – Who Put The ‘M’ in Manchester

whoputthem.jpg

Morrissey
Who Put The ‘M’ in Manchester?
Attack Films – 2005

Elvis tidaklah mati. Ia hanya hidup di exil, di bawah lindungan palem dan teriknya sinar matahari Kalifornia. Tahun lalu, ia kembali dengan sebuah album baru berjudul “You Are The Quarry”, dalam wujud seorang bernama Stephen Patrick Morrissey.

Stop! Tentu saja Elvis telah mati, dan seorang Morrissey bukanlah seorang Elvis. Tapi tanyakan itu pada semua orang yang menghadiri konser “homecoming” Morrissey di hari ulang tahunnya itu, pasti mereka semua menganggap kalau pria setengah baya yang berdiri di atas panggung Manchester Evening News Arena malam itu ialah seorang “Elvis” bagi diri mereka, bahkan lebih besar dari “The King” sendiri.

Morrissey adalah sebuah fenomena. Di manalagi kita melihat pemandangan “gadis berusia tujuh belas tahun berteriak histeris seperti bertemu seorang Justine Timberlake” dalam diri pria dan wanita yang sedang mengalami “midlife crisis”, kalau bukan di konser Morrissey? Morrissey ialah sebuah pelepasan, liriknya memperbolehkan banyak orang menjalani hidupnya sebagai seorang outsider dalam lingkungan mereka, musiknya meninju, meludah dan tidak mengasihani tatanan sosial manapun yang ada di kehidupan kita.

Yang membuat Morrissey tidak akan pernah tersentuh oleh singer/songwriter manapun, ialah kemampuannya untuk menulis lirik yang berdasarkan kenyataan dan menonjolkan ironi kehidupan kita. Pertama mendengar, liriknya ialah bahan untuk tertawa, karena tidak pernah ada yang menulis lirik setolol dan sejujur dia. Tapi justru di situlah letak keletakan lirik Morrissey, karena secara tidak sadar semua gambaran yang ditumpahkannya dalam lirik yang ia tulis, ialah kehidupan sehari – hari yang kita punya, diriku, dirimu, dan semua orang yang hidup di dunia ini.

DVD ini menawarkan Morrissey yang walaupun telah memasuki usia 40-an, tapi masih tetap berada di form yang sama seperti ketika ia bersama Johnny Marr di The Smiths menulis lagu – lagu terbaik dekade 80-an. Ya, harus diakui ia telah berubah menjadi seorang yang sedikit gendut dan tidak dapat menyembunyikan lagi raut keriput di mukanya. Tapi Morrissey tetap Morrissey. Ia masih sanggup melontarkan ucapan – ucapan penuh satire yang akan membuat kita tertawa, dan musiknya masih dapat membuat kita menjadi orang paling bahagia di muka bumi ini.

“Who Put The ‘M’ In Manchester” adalah dokumen esensial artis terpenting yang pernah dimiliki Manchester. Setelah menontonnya, kita akan sadar lagu – lagu inilah yang akan selalu mengingatkan kita pada saat – saat yang indah dan menyedihkan. Inilah yang membuat masa muda dan kehidupan kita sekarang terasa lebih ringan, karena ia bersama lagunya mengerti apa yang telah kita jalani dan sedang kita dihadapi. Morrissey telah memberikan cahaya yang tidak akan pernah sirna dalam kehidupan kita. Ceritakan ini pada anak – cucu kalian.

David Wahyu Hidayat


0 Responses to “DVD Review: Morrissey – Who Put The ‘M’ in Manchester”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


November 2007
S S R K J S M
    Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Categories

Blog Stats

  • 137,356 hits

%d blogger menyukai ini: