07
Nov
07

Album Review: The Rifles – No Love Lost

nolovelost.jpg

The Rifles
No Love Lost
Red Ink – 2006


Saat pertama ketika mendengar suara gitar yang menyerang kedua telinga kita secara bergantian dalam “She’s Got Standards”, nomor pertama dalam debut album The Rifles ini, kita langsung mengetahui bahwa sesuatu yang spesial telah terjadi. Band yang konon adalah band favorit Graham Coxon di tahun 2006 ini, telah menyajikan 11 track (+ 1 hidden track) yang merupakan mutiara – mutiara indie pop tahun ini.

Setiap petikan gitar, tidak terbuang begitu saja. Melodi itu ada untuk menampilkan suatu nada yang memberikan “hook” kepada telinga kita. Musik The Rifles tidak memberikan suatu terobosan baru dengan berbagai macam efek dan “sample”, tapi mereka bertahan di akar mereka, membuat nada – nada “catchy” yang tidak sanggup disuguhkan oleh banyak band yang ada sekarang ini. Bahkan mereka tidak merasa perlu untuk memamerkan kemampuan musik mereka secara berlebihan, tidak ada solo gitar yang berlebihan, yang ada hanyalah kepentingan untuk menampilkan melodi yang akan diingat setiap saat. Walaupun ada sebuah solo, itu tidak akan berdurasi panjang. Cukup singkat untuk menyampaikan semua yang harus disampaikan.

Dengan lagu – lagu seperti “She’s Got Standards”, “Peace & Quiet” dan “Repeated Offender” The Rifles telah berhasil menambahkan koleksi lagu untuk dikenang sebagai anthem di tahun 2006. Terutama di lagu yang disebutkan terakhir, ini adalah lagu yang akan kalian siulkan ketika berangkat bekerja, dan di kesempatan yang lain, ini adalah lagu yang akan kalian putar ketika melewati waktu yang indah di Jumat malam.

Berbeda dengan “saudara – saudara”-nya yang diciptakan sebagai anthem indie disko, nomor – nomor seperti “Spend A Lifetime”, “She’s The Only One”, dan “Narrow Minded Social Club” memberikan kutub yang berbeda dari lagu – lagu “uplifting” tersebut. Di sini The Rifles menampilkan kematangan mereka dalam menulis lagu. Walaupun ditulis dengan tempo yang lebih santai, lagu – lagu tersebut berhasil membawa kita kepada sebuah klimaks sunyi yang indah dan menenangkan.

Bila kita memiliki sebuah band sendiri, dan selalu berkhayal untuk mempunyai kesuksesan musikalis tersendiri, “No Love Lost” adalah album yang selalu kita impikan itu. Album ini tidak akan membawa kita kepada status “Rockstar Stardom” seperti layaknya seorang Bono atau Chris Martin, tetapi kita tahu bila kita membuat album seperti ini, kita telah membuktikan kepada dunia musik, bahwa kita telah menghasilkan suatu karya yang patut diingat. Sebuah mutiara pop.

David Wahyu Hidayat


0 Responses to “Album Review: The Rifles – No Love Lost”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


November 2007
S S R K J S M
    Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Categories

Blog Stats

  • 137,446 hits

%d blogger menyukai ini: